Olahan Susu Kambing Etawa Bubuk

Olahan Susu Kambing Etawa Bubuk

Susu kambing etawa bubuk

Susu kambing etawa bubuk saat ini sedang digandrungi di Indonesia bahkan dunia, saat ini susu kambing etawa segar banyak diminati oleh banyak orang, namun saat ini susu kambing etawa bubuk merupakan produk yang sangat diminati oleh semua lapisan masyarakat. Pemasaran susu kambing etawa segar dibatasi oleh pertumbuhan mikroorganisme yang merusak susu, sehingga air susu kambing etawa segar tidak dapat bertahan lama. Untuk itu, guna memaksimalkannya, kini sedang dilakukan pengembangan pengolahan susu kambing etawa menjadi susu bubuk dan dodol.

Berasal dari persilangan etawa, kambing ini merupakan kambing perah yang biasanya dipelihara di daerah-daerah tertentu yang menjadi sentra kambing etawa. Sebagian besar usaha peternakan kambing ini hanya untuk memiliki keturunan/anak dan tidak banyak peternak yang tujuan pemeliharaannya mengarah pada produksi susu olahan. Kurangnya minat peternak dalam memproduksi olahan susu kambing etawa disebabkan beberapa hal, misalnya bau apek yang kurang disukai oleh sebagian konsumen, tidak semua peternak kambing etawa mengetahui teknik pemerahan dan produksi susu kambing etawa olahan. susu. Alasan tersebut mungkin karena ketidaktahuan kambing etawa mengenai permintaan pasar untuk olahan susu kambing etawa.

Proses pasteurisasi tidak sesulit yang dibayangkan, proses ini bisa dilakukan dengan cara memanaskan susu kambing etawa pada suhu 65°C selama kurang lebih 15 menit, yang bertujuan untuk membunuh bakteri perusak yang ada di dalam susu. Kemudian dinginkan susu sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya. Dengan pengolahan susu kambing seperti cara yang dibahas, susu kambing etawa dapat disimpan selama 5-7 hari.

Susu kambing etawa bubuk dapat dibuat dengan cara yang sederhana di industri kecil atau industri rumah tangga, caranya adalah dengan memanaskan susu kambing ditambah gula 25 sampai 50% dari berat susu kambing, aduk susu kambing etawa selama pemanasan sampai mengental dan membentuk butiran kristal, kemudian mencampur butiran yang dihasilkan yang kemudian akan menjadi bubuk susu kambing etawa. Bahan pewangi dan penyedap antara lain jahe, strawberry dan coklat dapat ditambahkan pada proses pembuatan susu kambing bubuk etawa. Susu Kambing Bubuk Etawa ini dapat disimpan dan dikonsumsi selama 3 hingga 4 bulan. Susu kambing etawa yang diolah menjadi dodol dan dikemas dengan baik dapat bertahan selama 3 bulan di suhu ruangan. Jika Anda menyimpannya di lemari es, dodol susu kambing akan bertahan selama 5 bulan. Dalam 250 hingga 500 cc susu kambing ditambah bahan campuran dodol lainnya, dapat dihasilkan 0,8 hingga 0,9 kg dodol susu kambing.

Untuk pembuatan olahan susu kambing etawa menjadi kefir, sedikit lebih rumit dibandingkan olahan susu dan dodol, karena dibutuhkan 5 sampai 10% starter biji kefir untuk membuatnya. Caranya, panaskan susu kambing hingga mendidih selama kurang lebih 5 menit, setelah dingin tambahkan starter kefirst sebanyak 5 sampai 10% dari berat susu yang akan diolah. Simpan dalam gelas tertutup selama 20 hingga 24 jam. Jika ingin aroma khas kefir, simpan selama 7 hari setelah kefir dipanen.

Saat ini pasar susu kambing dalam bentuk segar maupun olahan masih sangat terbuka, sehingga ini merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh para peternak kambing untuk meningkatkan nilai ekonomi susu kambing etawa. 

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Susu Kambing Etawa Menjadi Susu Bubuk